Rabu, 30 Maret 2011

Hei..Kamu tau nggak sih?

Diposting oleh PuchE_vIEMoE di 03.31 0 komentar

Apa kamu tau? kalo aku itu lagi *****-*****??
Kamu tau?
Pasti gatau?!

Karna slama ini kamu nggak ngerasa itu!
Yang ngerasain tuh cuma aku!
Mana peduli kamu sama aku?

Mungkin bakal "Kimat" kalo kamu tau!



Kurasa, memang lebih baik kamu nggak tau apa2 tentang itu



Begini?

Diposting oleh PuchE_vIEMoE di 03.22 0 komentar
Jadi begini rasanya terjatuh?
Bukan hanya merasakan sakit tetapi juga merasakan trauma yang mendalam..

Jadi begini rasanya hancur?
Bukan hanya merasakan ketakutan tetapi juga merasakan "bertolak belakang"  untuk menjauhi rasa itu

Jadi begini rasanya hilang?
Bukan hanya tersesat sama perasaan yang aneh, tetapi juga merasakan lenyapnya seorang dia

Aku merasakan itu kok!
Jadi jangan bikin aku tidak merasakannya!
Karna walaupun kamu mati2an biar aku nggak ngerasain, tapi akhirnya tetep aja aku ngerasa!!

Aku tau! aku sedikit munafik!
Karna aku nggak ngaku kalo aku lagi ngerasain itu.



*) Pergi sana! biar hidupku tenang tanpamu! kamu bisanya cuma bikin repot perasaan orang lain!!

Jumat, 25 Maret 2011

Haruskah

Diposting oleh PuchE_vIEMoE di 07.42 0 komentar
Haruskah aku menangis?
Haruskah aku meratapi?
Haruskah aku berlari menjauh?
Saat diriku terhempas
Haruskah aku melakukan itu??
Saat tiada lagi tawa
Tiada dia
Tiada orang yang setia berada disini

Atau mungkin haruskah ku mencarinya?
Bertanya padanya "apa yang harus aku lakukan?"
Saat dia tak ada..
Saat dia tak temaniku lagi

Apa dia peduli?
Apa dia bertanya "masih adakah diriku di dunia?"



NONO

Emak Jaman Sekarang?

Diposting oleh PuchE_vIEMoE di 07.34 2 komentar
Jadi begini to emak jaman sekarang?
Kadang bilang begini-kadang juga bilang begitu
Kadang bikin serba salah
Kadang juga ngangenin..
Jadi bingung..?

Kayak waktu itu, mamaku bilang "put, ikut jambore wes, ada bude ae lho.."
trus aku jawab "yo gampang lah.. besok tak tanyain ke yang lain"
trus.."cepetan.."
Eh, tiba2 keesokan harinya aku bilang mama "ma, aku paling jadi ikut jambore.."
trus malah g setuju.."kamu kuat tah? itu fisiknya harus kuat, kayak latian TNI, waktu istirahatnya cuma sebentar"
"iya dah"
marah2 "jangan dah! takut sakit, ntar kenapa2 gimana? koyok seng kuat ae"
"ya apa ma? aku sudah bilang 'iya' ke yang lain"
"batalin dah"

ya allah, kemaren bilang 'iya' sekarang 'enggak' yoopo seh?

trus2, yang namanya ibu2 kan sukanya belanja tuh? ya..baju lah..ato apalah...
tapi giliran "ma..netbuk.."
"sek..sek.. tunggu" bilang tunguu aja, coba aja kalo belanja ayo,ayo aja..

emang bener2 sang emak jaman sekarang, WALAUPUN g semua gitu lho yaa...
tapi kadang kalo dimarai g pernah kapok (yang dimarai)-(kayak aku) masih aja bandel..

tapi gimana2 seng jenenge "anak" kudu berbakti sama orang tua..

hehe..ini cuma sekedar uneg2-ku aja sih..
walaupun gitu tetep I LOP YU PUL MOM..


Kalo kalian gimana??

Kamis, 24 Maret 2011

Kenyataan pahit, bukan untuk dihindar

Diposting oleh PuchE_vIEMoE di 02.14 2 komentar
Kadang ku berpikir, untuk apa kita menjalani hidup jika memang kenyataannya untuk "dibenci"?
Untuk apa kita menjalani hidup jika memang kenyataannya untuk "dibuang"?
Untuk apa kita menjalani hidup jika memang kenyataannya untuk "dihina"?
Dan untuk apa kita menjalani hidup jika memang kenyataannya nggak bisa bikin orang terdekat kita bahagia berada di dekat kita? Menjadi orang yang penting untuk hidup seseorang..

Menjalani sebuah kenyataan yang sangat pahit itu sangat susah
Aku tau dan sadar akan hal itu..

Jika memang kenyataan berkata seperti itu, kenapa kita harus menghindar?
Kenapa kita harus menjauh?
Kenapa kita harus meninggalkan dunia, kalau sudah tak tahan lagi dengan kenyataan?

Itu sangat sulit
Nggak semudah itu untuk menjalani hidup

Tapi..
Cobalah tuk terima sebuah kenyataan pahit

Tak ada yang tak mungkin di Dunia ini
Selama kita akan berusaha untuk menjadi yang terbaik
Menjadi orang yang berguna denga orang lain
Menjadikan sebuah kata "hinaan" sebagai teman walaupun susah..


Aku juga pernah mengalami itu..

Jumat, 18 Maret 2011

Rasa-Ini

Diposting oleh PuchE_vIEMoE di 01.43 0 komentar
Terlalu lama kau jauh,
hingga waktu pasti kan berlalu
Kini kau pergi tinggalkanku,
di saat aku terbenam sepi

Kau, kau telah pergi,
tinggalkan aku dalam perih mimpi – mimpi
Yang tak mungkin kembali,
saat kau dan aku, saling memiliki

Rasa ini tak mungkin
bisa ku ungkap lagi
Berakhir rasa yang kumiliki
Satu cinta, aku…


Rabu, 30 Maret 2011

Hei..Kamu tau nggak sih?

Diposting oleh PuchE_vIEMoE di 03.31 0 komentar

Apa kamu tau? kalo aku itu lagi *****-*****??
Kamu tau?
Pasti gatau?!

Karna slama ini kamu nggak ngerasa itu!
Yang ngerasain tuh cuma aku!
Mana peduli kamu sama aku?

Mungkin bakal "Kimat" kalo kamu tau!



Kurasa, memang lebih baik kamu nggak tau apa2 tentang itu



Begini?

Diposting oleh PuchE_vIEMoE di 03.22 0 komentar
Jadi begini rasanya terjatuh?
Bukan hanya merasakan sakit tetapi juga merasakan trauma yang mendalam..

Jadi begini rasanya hancur?
Bukan hanya merasakan ketakutan tetapi juga merasakan "bertolak belakang"  untuk menjauhi rasa itu

Jadi begini rasanya hilang?
Bukan hanya tersesat sama perasaan yang aneh, tetapi juga merasakan lenyapnya seorang dia

Aku merasakan itu kok!
Jadi jangan bikin aku tidak merasakannya!
Karna walaupun kamu mati2an biar aku nggak ngerasain, tapi akhirnya tetep aja aku ngerasa!!

Aku tau! aku sedikit munafik!
Karna aku nggak ngaku kalo aku lagi ngerasain itu.



*) Pergi sana! biar hidupku tenang tanpamu! kamu bisanya cuma bikin repot perasaan orang lain!!

Jumat, 25 Maret 2011

Haruskah

Diposting oleh PuchE_vIEMoE di 07.42 0 komentar
Haruskah aku menangis?
Haruskah aku meratapi?
Haruskah aku berlari menjauh?
Saat diriku terhempas
Haruskah aku melakukan itu??
Saat tiada lagi tawa
Tiada dia
Tiada orang yang setia berada disini

Atau mungkin haruskah ku mencarinya?
Bertanya padanya "apa yang harus aku lakukan?"
Saat dia tak ada..
Saat dia tak temaniku lagi

Apa dia peduli?
Apa dia bertanya "masih adakah diriku di dunia?"



NONO

Emak Jaman Sekarang?

Diposting oleh PuchE_vIEMoE di 07.34 2 komentar
Jadi begini to emak jaman sekarang?
Kadang bilang begini-kadang juga bilang begitu
Kadang bikin serba salah
Kadang juga ngangenin..
Jadi bingung..?

Kayak waktu itu, mamaku bilang "put, ikut jambore wes, ada bude ae lho.."
trus aku jawab "yo gampang lah.. besok tak tanyain ke yang lain"
trus.."cepetan.."
Eh, tiba2 keesokan harinya aku bilang mama "ma, aku paling jadi ikut jambore.."
trus malah g setuju.."kamu kuat tah? itu fisiknya harus kuat, kayak latian TNI, waktu istirahatnya cuma sebentar"
"iya dah"
marah2 "jangan dah! takut sakit, ntar kenapa2 gimana? koyok seng kuat ae"
"ya apa ma? aku sudah bilang 'iya' ke yang lain"
"batalin dah"

ya allah, kemaren bilang 'iya' sekarang 'enggak' yoopo seh?

trus2, yang namanya ibu2 kan sukanya belanja tuh? ya..baju lah..ato apalah...
tapi giliran "ma..netbuk.."
"sek..sek.. tunggu" bilang tunguu aja, coba aja kalo belanja ayo,ayo aja..

emang bener2 sang emak jaman sekarang, WALAUPUN g semua gitu lho yaa...
tapi kadang kalo dimarai g pernah kapok (yang dimarai)-(kayak aku) masih aja bandel..

tapi gimana2 seng jenenge "anak" kudu berbakti sama orang tua..

hehe..ini cuma sekedar uneg2-ku aja sih..
walaupun gitu tetep I LOP YU PUL MOM..


Kalo kalian gimana??

Kamis, 24 Maret 2011

Kenyataan pahit, bukan untuk dihindar

Diposting oleh PuchE_vIEMoE di 02.14 2 komentar
Kadang ku berpikir, untuk apa kita menjalani hidup jika memang kenyataannya untuk "dibenci"?
Untuk apa kita menjalani hidup jika memang kenyataannya untuk "dibuang"?
Untuk apa kita menjalani hidup jika memang kenyataannya untuk "dihina"?
Dan untuk apa kita menjalani hidup jika memang kenyataannya nggak bisa bikin orang terdekat kita bahagia berada di dekat kita? Menjadi orang yang penting untuk hidup seseorang..

Menjalani sebuah kenyataan yang sangat pahit itu sangat susah
Aku tau dan sadar akan hal itu..

Jika memang kenyataan berkata seperti itu, kenapa kita harus menghindar?
Kenapa kita harus menjauh?
Kenapa kita harus meninggalkan dunia, kalau sudah tak tahan lagi dengan kenyataan?

Itu sangat sulit
Nggak semudah itu untuk menjalani hidup

Tapi..
Cobalah tuk terima sebuah kenyataan pahit

Tak ada yang tak mungkin di Dunia ini
Selama kita akan berusaha untuk menjadi yang terbaik
Menjadi orang yang berguna denga orang lain
Menjadikan sebuah kata "hinaan" sebagai teman walaupun susah..


Aku juga pernah mengalami itu..

Jumat, 18 Maret 2011

Rasa-Ini

Diposting oleh PuchE_vIEMoE di 01.43 0 komentar
Terlalu lama kau jauh,
hingga waktu pasti kan berlalu
Kini kau pergi tinggalkanku,
di saat aku terbenam sepi

Kau, kau telah pergi,
tinggalkan aku dalam perih mimpi – mimpi
Yang tak mungkin kembali,
saat kau dan aku, saling memiliki

Rasa ini tak mungkin
bisa ku ungkap lagi
Berakhir rasa yang kumiliki
Satu cinta, aku…


 

~#@*♥PuChA♥*@#~ Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review